Welcome back, readers! Kali ini, aku akan cerita tentang serial novel favoritku! Cekidooottt ------>
1. Percy Jackson and the Olympians
Buku pertama, yang masuk dalam predikat "Platinum" olehku adalah serial Percy Jackson and the Olympians atau yang dalam Bahasa Indonesia nya adalah Percy Jackson dan Dewa-Dewi Olympia. Pertama kali aku bertemu serial ini, adalah dari blog milik seseorang. Hohoho... Saat itu, aku melihat banners novel dipinggir kiri blog itu. Karena melihat gambar novel di banners itu sangat bagus, aku mengarahkan kursor ke banners itu, dan muncullah tulisan "Percy Jackson and the Olympians"
Aku searching di google, lalu... ta-daaa!!! Aku membaca sinopsis novelnya, dan ternyata sangat bagus!! Dan waktu itu, karena tidak terlalu sering beli novel, aku pun men-download seluruh sekuel itu di situs blog milik orang lain. Hahaha... gak modal banget yakk!! ;)
Serial Percy Jackson ini sendiri, ditulis oleh Rick Riordan, dan diterbitkan oleh Disney Hyperion. Kalo di Indonesia, penerbitnya Mizan Fantasi.
Novel ini menceritakan mengenai seorang pemuda bernama Percy Jackson yang merupakan anak dewa Poseidon, dewa laut dalam mitologi Yunani. Buku ini berlatar belakang di Amerika Serikat, dan terdiri dari lima buku, dan beberapa buku pelengkapnya.
Dalam buku pertamanya, yaitu The Lightning Thief atau Pencuri Petir, diceritakan bahwa Percy Jackson adalah adalah remaja berusia 12 tahun yang menderita disleksia dan ADHD.
Suatu hari dia diserang oleh guru matematikanya yang ternyata adalah seorang Erinyes yang sedang menyamar. Dia diberi tahu bahwa dia adalah seorang setengah dewa, putra dewa Poseidon dan dituduh mencuri petir dewa Zeus. Dia kemudian dibawa ke perkemahan setengah dewa oleh temannya, seorang satir bernama Grover Underwood, dan ibunya, Sally Jackson, namun ditengah jalan ibu Percy diculik oleh Minotaurus dan dibawa ke Dunia bawah.
Di perkemahan, Percy berteman dengan Annabeth Chase, putri dewi Athena, serta mendengar tentang Ramalan Besar dimana anak dari dewa Tiga Besar (Zeus, Poseidon, dan Hades)
yang menginjak usia 16 tahun akan membuat keputusan yang dapat
menyelamatkan atau menghancurkan Olympus. Percy, bersama Annabeth dan
Grover lalu melakukan perjalanan untuk menyelamatkan ibu Percy serta
membuktikan bahwa Percy bukanlah pencuri petir.
Pada akhirnya, Percy
berhasil membebaskan ibunya dan mengembalikan petir Zeus. Sang pencuri
petir pun terungkap sebagai dewa Ares, yang dimanipulasi oleh teman Percy dan Annabeth di perkemahan, Luke Castellan, putra dewa Hermes, yang berkeinginan untuk membangkitkan kembali Raja para Titan, Kronos, dan menghancurkan Olympus.
Pencuri Petir atau The Lightning Thief ini juga telah diangkat menjadi film berjudul Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief, yang dirilis di Amerika Serikat dan Kanada pada 12 Februari 2010.
Putri dewa Ares dan juga musuh bebuyutan Percy, Clarisse La Rue
ditugaskan untuk memimpin perjalanan mencari Bulu Domba Emas yang
terletak di Lautan Monster,
supaya mereka dapat menyembuhkan Pohon Thalia.Namun setelah mendapatkan penglihatan bahwa Grover diculik serta diberikan mandat oleh dewa Hermes untuk membujuk Luke ke pihak yang benar, Percy memutuskan untuk juga ikut pencarian bersama Annabeth dan teman cyclops (serta saudara ipar Percy), Tyson.
Dengan bantuan Clarisse, mereka berhasil menyelamatkan Grover dari cyclops bernama Polyphemus dan mendapatkan Bulu Domba Emas.
Pada akhirnya, seluruh pencarian ini adalah rencana Kronos, karena Bulu Domba Emas menyembuhkan Pohon Thalia kembali ke wujud asalnyaː putri dewa Zeus dan teman Annabeth, Thalia Grace; hal ini menambah satu lagi pion dalam Ramalan Besar.
Buku kedua ini juga telah diangkat menjadi film. Film ini disutradarai oleh Thor Freudenthal ini pemainnya antara lain oleh Logan Lerman sebagai Percy Jackson, Brandon T. Jackson sebagai Grover, Alexandra Daddario sebagai Annabeth Chase, Leven Rambin sebagai Clarrise La Rue, Jake Abel sebagai Luke Castellan, dan masih banyak lagi. Film ini dirilis pada 7 Agustus 2013.
Buku ketiga, yaitu The Titan's Curse atau Kutukan Bangsa Titan. Didalam buku ini disebut, bahwa sesosok monster purba yang dapat membawa kiamat bagi dewa-dewi Olympia telah bangkit. Dewi Artemis,
satu-satunya dewi yang dapat melacaknya, telah diculik, begitu pula
dengan Annabeth.

Berkehendak untuk menyelamatkan Annabeth, Percy bergabung dalam misi penyelamatan bersama Grover, Thalia, serta dua anggota Pemburu Artemis, Bianca di Angelo dan Zöe Nightshade, walau ramalan mengatakan bahwa dua orang akan mati dalam perjalanan.
Di tengah perjalanan, Bianca tewas, sementara penculik Artemis dan Annabeth terungkap sebagai pasukan Kronos, dimana Artemis dipaksa untuk menggantikan Titan dan ayah Zöe, Atlas untuk menahan bola langit.
Dalam pertarungan melawan Atlas, Zöe tewas, namun mereka berhasil melumpuhkan Luke dan menipu Atlas untuk menahan bola langit kembali.
Pada akhirnya, Thalia bersedia untuk mejadi Pemburu Artemis sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-16 untuk keluar dari kemungkinan masuk Ramalan Besar, sementara Bianca dan adiknya, Nico, terungkap sebagai anak-anak dewa Hades.

Berkehendak untuk menyelamatkan Annabeth, Percy bergabung dalam misi penyelamatan bersama Grover, Thalia, serta dua anggota Pemburu Artemis, Bianca di Angelo dan Zöe Nightshade, walau ramalan mengatakan bahwa dua orang akan mati dalam perjalanan.
Di tengah perjalanan, Bianca tewas, sementara penculik Artemis dan Annabeth terungkap sebagai pasukan Kronos, dimana Artemis dipaksa untuk menggantikan Titan dan ayah Zöe, Atlas untuk menahan bola langit.
Dalam pertarungan melawan Atlas, Zöe tewas, namun mereka berhasil melumpuhkan Luke dan menipu Atlas untuk menahan bola langit kembali.
Pada akhirnya, Thalia bersedia untuk mejadi Pemburu Artemis sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-16 untuk keluar dari kemungkinan masuk Ramalan Besar, sementara Bianca dan adiknya, Nico, terungkap sebagai anak-anak dewa Hades.
Mengenai film, belum ada sumber yang mengatakan bahwa seri ketiga ini akan diangkat menjadi box office seperti kedua seri sebelumnya. Namun, tentunya semua fans-nya bakal setuju kalo diangkat jadi film. Tolong ya, Om Sutradara? :)
Buku keempat adalah The Battle of the Labyrinth atau Pertempuran Labirin. Setting pertama dari buku ini, adalah Percy, yang sudah berumur 15 tahun, masuk ke SMA tempat Paul Blofis, pacar ibunya bekerja, yaitu Goode High School.
Ia diserang oleh monster pemandu sorak yang sebenarnya adalah seorang Empousai kiriman Kronos di sekolahnya. Ia juga bertemu dengan teman lamanya, Rachel Elizabeth Dare yang dulu pernah menolongnya di Bendungan Hoover. Percy pun kembali ke perkemahan dan mempelajari mengenai "Labirin", bagian dari istana raja Minos di Kreta yang dibuat oleh Daedalus.Dalam pertarungannya melawan kalajengking raksasa, Annabeth dan Percy menemukan pintu masuk menuju labirin dan menyadari bahwa Luke akan menggunakan labirin tersebut sebagai jalan bagi pasukannya untuk menyerang perkemahan. Percy beserta Grover, Tyson, dan Annabeth yang memimpin melakukan perjalanan untuk mencari Daedalus dan menghentikan Luke untuk mencari jalan ke perkemahan.
Dalam perjalanan, Percy terkejut bahwa Luke telah memperbolehkan tubuhnya untuk dirasuki oleh jiwa Kronos; hal ini berarti kesempatan membebaskan Luke ke pihak yang benar hampir nihil. Pada akhirnya, pasukan Kronos berhasil mencapai perkemahan dan melakukan pertempuran yang menyebabkan banyak korban tewas, namun mereka berhasil terusir. Daedalus, yang merasa bersalah karena telah memberikan Luke jalan ke perkemahan, memutuskan untuk mati, sekaligus menghancurkan Labirin supaya pasukan Kronos tidak dapat melalui jalan tersebut lagi.
Buku kelima, yang juga sebagai buku penutup dalam serial ini adalah The Last Olympians atau
Dewa Olympia Terakhir.
Percy yang akan menginjak usia 16 tahun dalam waktu seminggu, bersiap bersama teman-teman seperkemahannya untuk mempertahankan Olympus dari pasukan Kronos sementara para dewa-dewi Olympus disibukkan dengan serangan monster Typhon dari barat.Melalui saran Nico, Percy masuk ke sungai Styx untuk memperoleh kekebalan dengan satu titik kelemahan tertentu yang disebut sebagai "Titik Achilles". Dia kemudian ikut pertempuran besar-besaran di New York, dengan banyak korban berjatuhan disana-sini. Walau para dewa-dewi Olympus berhasil mengalahkan Typhon, Percy, Annabeth, dan Grover harus berhadapan dengan Kronos yang berniat menghancurkan istana di Olympus.
Di detik terakhir, Luke dapat melawan jiwa Kronos dan mengorbankan dirinya untuk menghancurkan jiwa Kronos menjadi berkeping-keping, menjadikannya pahlawan yang disebutkan dalam Ramalan Besar.
Sebagai hadiah yang diberikan oleh dewa-dewi Olympus, Percy meminta supaya seluruh anak setengah dewa, baik dewa minor maupun Olympus, dapat dikenali saat mereka beranjak usia 13 tahun, serta supaya seluruh dewa-dewi minor, juga dewa Hades, mendapatkan posisi setara dengan dewa-dewi Olympus.
Awalnya, aku kira, serial Percy Jackson ini bakal nggak ada lanjutannya lagi. Tapi ternyata ADA! Huhu... jadi sayang deh sama Om Rick! :')
Serial lanjutannya adalah serial The Heroes of Olympus. Dan serial itu bakal aku bahas lain kali yaa... :)
Thank you for the attention, Readers!❤
--------Author--------



